Sebuah Renungan Untuk Kita

Teman – teman, semoga kisah yang saya dapat dari milis ini bisa menjadi renungan kita semua. Selamat membaca!

Dear all,

1. Demi masa.
2 Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yg beriman dan mengerjakan amal saleh dan
nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan menetapi kesabaran

Assalamualaikum WW,

Selamat membaca dan renungkan semoga bermanfaat amin

” Qullu Nafsi ndza ikhatul Maut “

“Setiap yang bernyawa pasti akan mendapatkan Maut”

Dari Seorang Sahabat Hamba Allah
———— ——— ———
———— ——— ——-
Bahan Renungan Untuk Anda, Sahabatku, yang mungkin terlalu sibuk
bekerja…
Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini…

Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan
kesempatan membaca email ini.

Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. Kita seolah
lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tahu kapan kedatangannya.
Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan. Tahukah kita kapan
kematian akan menjemput kita???

Berikanlah waktu anda dan bacalah sampai habis, semoga dapat menjadikan
hikmah buat kita semua dan sadar, bahwa kita akan mati dan tinggal
menunggu waktunya,

semoga kita termasuk dalam orang-orang yang khusnul
khotimah…. amien…..

———— ——— ——— ——— ——— ———
——— ——— ——— ——— ——— ——— ———
——— ——— ———

Tatkala masih di bangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku
dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar doa ibuku saat pulang
dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam
shalatnya yang panjang.. Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama,
apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang..

Aku sungguh heran, bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri :

“Alangkah sabarnya mereka…… setiap hari begitu…benar- benar
mengherankan! “

Aku belum tahu bahwa disitulah kebahagiaan orang mukmin dan itulah
shalat orang orang pilihan. Mereka bangkit dari tempat tidurnya untuk
munajat kepada Allah. Read more »

Ubuntu 9.04 Telah Dirilis

Screenshot Ubuntu 9.04

Screenshot Ubuntu 9.04

Kabar gembira bagi para pengguna Linux khususnya untuk distro Ubuntu. Pada tanggal 23 April, Ubuntu meluncurkan versi terbarunya yang diberi nama Jaunty Jeckalope.

Untuk mendapatkan OS ini pun terbilang sangat mudah. Jika kita mempunyai koneksi internet yang lumayan cepat kita bisa langsung mendownloadnya baik dari situs resmi maupun situs-situs yang menjadi mirrornya.

Di Indonesia mirror Ubuntu ada di http://kambing.ui.edu/iso/ubuntu/releases/9.04/ yang dikelola oleh Universitas Indonesia dan ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/9.04/ yang dikelola oleh PT Telkom.

Pada versi terbarunya kali ini, Ubuntu menawarkan banyak keunggulan. Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah kecepatan waktu booting yang dibuthkan kurang dari 25 detik. Waktu 25 detik ini dihitng mulai dari memilih menu pada grub loader hingga muncul tampilan login.

Sedangkan dari sisi tampilan, kini Ubuntu 9.04 memiliki design login baru. Begitu juga dengan themes yang hadir dengan tiga macam pilihan design baru. Pada themes-themes ini warna hitam dan abu-abu terasa lebih dominan bila dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya. Lingkungan Desktop yang digunakan sudah menggunakan Gnome 2.26.0.

Dukungan terhadap perangkat jaringan juga semakin baik. Kini bagi mereka yang biasa terkoneksi ke internet menggunakan Wi-Fi atau perangat 3G akan merasakan kemudahan perpindahan dari 3G ke Wi-Fi atau sebaliknya dengan sangat mudah.

Dari sisi aplikasi yang disertakan, Ubuntu 9.04 telah menyertakan software-software pilihan dengan versi yang paling anyar seperti OpenOffice 3.0 untuk aplikasi office, Pidgin 2.5.5 untuk aplikasi instant massanger dan Firefox 3.08 untuk keperluan berselancar internet.

Untuk keperluan penggunaan komputer keseharian, sepertinya apa yang ditawarkan oleh Ubuntu sudah lebih dari cukup. Lebih dari itu, malu rasanya masih menggunakan sistem operasi bajakan padahal telah tersedia secara cuma-cuma sistem operasi yang sangat bagus ini.Selamat mencoba!

Sumber berita: www.kompas.com

Sumber foto : lapakwahyudarmawan.files.wordpress.com


Menantikan Pemimpin yang Sederhana

Kisah yang saya dapatkan dari milis  ini mungkin bisa menjadi renungan bagi kita, terutama menjelang masa-masa PEMILU PILPRES. Selamat membaca!

Sesaat setelah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) wafat, kaum Mus-limin segera mencari pengganti untuk melanjutkan kepemimpinan Islam. Ketika itu Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu (RA) memegang tangan Umar bin Khaththab RA dan Abu Ubaidah bin Jarrah RA sambil mengatakan kepada khalayak, “Salah satu dari kedua orang ini adalah yang paling tepat menjadi khalifah. Umar yang dikatakan oleh Rasulullah sebagai orang yang dengannya Allah memuliakan Islam dan Abu Ubaidah yang dikatakan Rasulullah sebagai kepercayaan ummat ini.”

Tangan Umar gemetar mende-ngar kata-kata Abu Bakar itu, seakan ia kejatuhan bara yang menyala. Abu Ubaidah menutup mukanya dan menangis dengan rasa malu yang sangat. Umar bin Khaththab lalu berteriak, “Demi Allah, aku lebih suka dibawa ke depan lalu leherku ditebas walau tanpa dosa, daripada diangkat menjadi pemimpin suatu kaum dimana terdapat Abu Bakar.”

Pernyataan Umar ini membuat Abu Bakar terdiam, karena tidak mengharapkan dirinya yang ditunjuk menjadi khalifah. Dia menyadari dirinya sangat lemah dalam mengendalikan pemerintahan. Tidak setegas Umar dan tidak sebijak Abu Ubaidah.

Tapi akhirnya pikiran dan perasaan semua orang terarah kepada Abu Bakar. Karena dialah sesungguhnya yang paling dekat, ditinjau dari berbagai aspek, untuk menduduki jabatan khalifah yang teramat berat ini.

Setumpuk alasan dapat dikemukakan untuk menunjuk Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagai khalifah. Dialah orang yang dianggap paling dekat dengan Rasulullah SAW dan paling kuat imannya, sesuai pernyataan Nabi, “Kalau iman seluruh ummat Islam ditimbang dengan iman Abu Bakar, maka lebih berat iman Abu Bakar.”

Maka terangkatlah Abu Bakar sebagai khalifah pengganti Nabi SAW. Saat pertama kali Abu Bakar menginjakkan kaki di mimbar Rasulullah, ia hanya sampai pada anak tangga kedua dan duduk di situ tanpa berani melanjutkan ke anak tangga berikutnya, sambil berpidato, “Wahai sekalian manusia. Sesungguhnya aku diangkat menjadi pemimpin kalian, tapi aku bukanlah orang yang terbaik di antara kalian. Jika aku berbuat baik, maka bantulah aku. Dan jika aku berbuat kesalahan, maka luruskanlah aku. Ketahuilah, sesungguhnya orang yang lemah di antara kalian adalah orang yang kuat di sisiku, hingga aku berikan hak kepadanya. Taatlah kepadaku selama aku taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Maka jika aku durhaka, janganlah kalian taat kepadaku.” Read more »

Who Copies Your Article?

Who copies your article? Artinya kurang lebih :”Siapa yang menjiplak (baca: CoPas alas copy paste) artikel kamu?”. Untuk menjawab pertanyaan itu, situs Copyscape menyediakan layanan untuk mencari siapa yang menjiplak artikel-mu baik yang tanpa permisi(murni plagiarism) ataupun telah mencantumkan referensinya.

Caranya cukup mudah, kita hanya men-copy link artikel yang kita bikin, trus di-paste ke kolom search dan Go!

copyscape

Setelah itu, situs ini akan menampilkan situs-situs yang men-copypaste artikel yang kita bikin. Karena ini layanan gratis(ada premium service juga), maka hanya sebagian dari situs-situs yang menjiplak artikel kita yang ditampilkan pada hasil pencarian.

Situs Copyscape : http://www.copyscape.com

Malu

hana malee

hana malee

Rasa malu bagi seseorang merupakan daya kekuatan yang mendorongnya berwatak ingin selalu berbuat pantas dan menjauhi segala perilaku tidak patut. Orang yang memiliki watak malu adalah orang yang cepat menyingkiri segala bentuk kejahatan. Sebaliknya, yang tidak memiliki rasa malu berarti ia akan dengan tenang melakukan kejahatan, tidak peduli omongan, bahkan, cercaan orang lain. ”Anjing menggonggong kafilah tetap berlalu,” begitu mottonya.

Islam menilai, watak malu itu merupakan bagian dari iman. Dengan demikian, orang yang tidak mempunyai rasa malu adalah orang yang hilang imannya. Orang hidup bermasyarakat sudah tentu harus mendengarkan apa kata masyarakat tentang dirinya. Masyarakat tak pelak lagi sebenarnya mengetahui apa yang dilakukan anggotanya. Masyarakat pula yang berhak mengoreksi apa-apa kelakuan yang tidak baik atau tak pantas anggotanya. Bagi yang tak punya malu, omongan atau koreksi masyarakat akan dianggapnya angin lalu.

Ada sebuah ungkapan warisan para nabi, yang menyatakan bahwa sudah rahasia umum, orang yang hilang perasaan malunya tak lain dari orang yang sudah terbiasa berbuat kemungkaran dan kemaksiatan dalam segala jenis dan bentuknya. Ia mau melakukan kejahatan, kelaliman dan kekejian.

Rasulullah bersabda: ”Sesungguhnya, yang dapat diambil sebagai pelajaran dari para nabi terdahulu ialah, apabila kamu sudah tidak mempunyai perasaan malu maka berbuatlah semaumu;” riwayat Imam Bukhari dan Muslim. Itu berarti, orang yang demikian sulit untuk mau mawas diri, meski berhadapan dengan umpatan dan kecaman orang banyak pun.

Berdasar riwayat Ibnu Umar, Rasulullah bersabda: ”Sesungguhnya Allah yang Maha Mulia dan Maha Agung, bila berkehendak menjatuhkan seseorang maka Allah cabut dari orang itu rasa malunya. Ia hanya akan menerima kesusahan (dari orang banyak yang marah kepadanya. Melalui ungkapan kemarahan itu, hilang pulalah kepercayaan orang kepadanya. Bila kepercayaan kepadanya sudah hilang maka ia akan jadi orang yang khianat. Dengan menjadi khianat maka dicabutlah kerahmatan dari dirinya. Bila rahmat dicabut darinya maka jadilah ia orang yang dikutuk dan dilaknati orang banyak. Dan bila ia menjadi orang yang dilaknati orang banyak maka lepaslah ikatannya dengan Islam.

Sumber : Republika

Protein Fluoresen Hijau, Pemenang Nobel Kimia 2008

Hadiah Nobel 2008 di bidang Kimia telah dianugerahkan kepada tiga ilmuwan yaitu ilmuwan Jepang Osamu Shimomura dan peneliti Amerika Serikat Martin Chalfie dan Roger Tsien, karena penemuan dan pengembangan protein fluoresen hijau (GFP).

Protein ini, yang pertama kali diisolasi dari seekor ubur-ubur, sekarang ini sudah rutin digunakan sebagai penanda yang menyala terang untuk menelusuri posisi-posisi dan interaksi-interaksi protein-protein dalam sel.

Profesor Lars Thelander dari Royal Swedish Academy of Sciences, setelah pengumuman penganugerahan tersebut, mengatakan GFP merupakan sebuah alat yang sangat baik yang memungkinkan kita untuk meneliti metabolisme dan reaksi-reaksi di dalam sel-sel hidup tanpa merusaknya. Sekarang ini sudah sangat mudah menandai protein dengan penanda fluoresen, Thelander menambahkan, dengan catatan bahwa GFP telah membantu dalam memberikan pengetahuan-pengetahuan baru tentang proses-proses seluler yang terkait dengan penyakit seperti kanker, HIV dan penyakit Alzheimer. Read more »

Trik-Trik di Windows Vista

VISTA

VISTA

SETELAH menginstalasi Windows Vista, Anda pasti mencari-cari di semua sudut dan celah untuk mengetahui semua trik tersembunyi. Ada banyak fitur baru dan trik tersembunyi dalam Windows Vista dan tidak mungkin kita menemukan atau mengungkap semua trik tersembunyi tersebut di sini. Mari kita lihat beberapa di antaranya.

1. Menjalankan Aplikasi Favorit dengan Tombol [Windows]

Anda bisa mengonfi gurasi Start Menu sebagai tempat untuk menjalankan semua program yang paling sering digunakan. Namun, Windows Vista menyediakan cara yang lebih baik supaya Anda bisa mengakses aplikasi favorit lebih cepat, yaitu dengan menggunakan tombol [Windows].

Untuk menggunakan trik tersembunyi ini, yang perlu Anda lakukan hanyalah memasukkan shortcut aplikasi favorit ke toolbar Quick Launch.

Anda bisa memasukkan 10 shortcut tombol [Windows]. Secara default, shortcut Shows Desktop dan Window Switcher sudah ada di toolbar Quick Launch. Jadi dengan asumsi, Anda tetap membiarkan mereka di situ berarti tinggal 8 shortcut yang bisa dimasukkan.

Dari kiri ke kanan, shortcut pertama otomatis adalah [Windows]+1, kedua adalah [Windows]+2, dan seterusnya. Dengan demikian, shortcut kesepuluh otomatis adalah [Windows]+0. Dengan meng-unlock Taskbar dan mengekspan toolbar Quick Launch, Anda bisa mengatur shortcut sesuai urutan yang diinginkan.

Setelah menghafalkan angka tombol [Windows] yang digunakan sebagai shortcut; Anda bisa mengembalikan toolbar Quick Launch ke ukuran default (dan mengunci Taskbar) supaya semua ruang pada Taskbar seperti biasa.

Dua kombinasi tombol [Windows] yang mungkin berguna adalah [Windows]+T untuk berpindah program dengan menggunakan fitur Live Taskbar dan [Windows]+[Spacebar] untuk menampilkan Windows Sidebar. Read more »

Wawancara Dosen

Ketika buka-buka folder di Laptop, eh, akhirnya ketemu sama file tugas-tugas semasa zamannya saya masih OSPEK di FASILKOM UI. Salah satu tugas yang diberikan adalah mewawancarai dosen. Saya dan teman-teman satu kelompok lainnya mendapat tugas untuk mewawancarai Pak Yugo. Sebenarnya tulisan hasil wawancara dosen itu sudah pernah saya posting ke blog lama saya, tapi saya sudah lupa alamatnya apa(maklum, karena jarang dibuka, jadinya lupa tuh,hehe). Jadi saya berinisiatif untuk memposting tulisan hasil wawancara dengan Pak Yugo ke blog ini. hitung-hitung menambah jumlah tulisan di blog yang terhitung masih baru. Berikut hasil wawancaranya:

Read more »

Cara Menghemat Waktu Download Video

Kalau cara download video dari Youtube sudah rame yang pada tau. Ya, tinggal di download melalui situs-situs tertentu(seperti www.keepvid.com) atau melalui software. Nah, kalau flash video yang bukan dari YouTube memang agak susah, seperti videonya berita-berita di detiktv.com, mungkin tidak banyak yang tau. Jadi saya mencoba bagi-bagi sedikit ilmu ni gimana cara supaya download flash video(.flv).

Prinsipnya gini, setiap kita browsing (melalui brwoser tentunya), data-data seperti gambar, video, dan data-data yang lain, yang secara langsung tampak di halaman browser kita akan tersimpan sementara di suatu directory di hardisk. Hal inilah yang menyebabkan kenapa halaman yang sebelumnya kita akses, kemudian ditutup, lalu ketika kita ingin mengakses halaman yang sama, maka sadar atau tidak sadar akan terbuka lebih cepat dibanding ketika pertama kali mengakses halaman tersebut.

Jadi masalahnya sekarang tinggal mengetahui di mana sih letak direktory penyimpanan sementara itu(biasa disebut cache directory). Read more »

Empat Siswa SMAN Modal Bangsa Lulus PPKB

Alhamdulillah, untuk tahun 2009 ini, adik-adik kelasku 4 orang lulus PPKB UI. Dari informasi yang saya dapat, SMAN Modal Bangsa (disingkat MOSA) mendapat surat undangan 8 buah (6 buah untuk jurusan IPA dan 2 buah untuk jurusan IPS). Namun karena MOSA hanya ada jurusan IPA, maka 2 buah undangan jadi mubazir. Jadi dari 6 buah surat undangan tersebut, akhirnya 4 orang berhasil lulus ke PPKB UI, yaitu Andri Mubarak(T.Industri), Ryan Hasri (Ilmu Komunikasi), Cut Nuri HikmahSabri (Hubungan Internasional), dan Achmad Khairul Anam(Ilmu Komputer). Selamat ya.

Tapi perjuangan mereka belum usai. Masih ada UN dan UAS yang menunggu. Bagi yang lain, masih ada  jalur-jalur masuk ke UI (SIMAK UI dan SNMPTN).